![]() |
Aku pernah katakan pada-Mu
Aku terluka.
Aku terluka atas ujian-Mu
Karena bagiku, ujian ini tidak hanya melukaiku
Tapi mereka juga, yang terlalu mengharapku.
Mengharap agar aku mencintai dengan sepenuh hati;
Aku terluka atas ujian-Mu
Karena bagiku, ujian ini tidak hanya melukaiku
Tapi mereka juga, yang terlalu mengharapku.
Mengharap agar aku mencintai dengan sepenuh hati;
Apa-apa yang tak pernah terlintas di hatiku untuk menaruh cinta.
Pernah pula kukatakan padaMu, bolehkah akhiri saja rasa nyeri ini?
Aku manusia-Mu ya Rabb.
Maka sangat manusiawi aku merasa terluka atas takdir-Mu yang sulit ini
Tapi aku tak pernah marah pada-Mu
Tidak pernah!
Aku tak pernah berpikir akan membenci-Mu
Engkau tahu sampai detik aku menghadap-Mu
Masih mengharap-Mu,Ya Rabbku
Mencoba menumpahkan segala harap, takut, dan cinta hanya pada-Mu
Maka sangat manusiawi aku merasa terluka atas takdir-Mu yang sulit ini
Tapi aku tak pernah marah pada-Mu
Tidak pernah!
Aku tak pernah berpikir akan membenci-Mu
Engkau tahu sampai detik aku menghadap-Mu
Masih mengharap-Mu,Ya Rabbku
Mencoba menumpahkan segala harap, takut, dan cinta hanya pada-Mu
Bukan aku tak memahami bahwa semua itu pasti baik untukku dan untuk mereka
Bukan karena aku tidak terima goresan cerita dari-Mu
Aku hanya sedang bercerita
Tentang aku,
yang hanyalah manusia-Mu
yang sangat manusiawi bercerita pada-Mu tentang kesulitanku
yang sangat manusiawi mengeluhkan lukaku
Allah-ku, aku telah bercerita pada-Mu.
Tentang aku,
yang hanyalah manusia-Mu
yang sangat manusiawi bercerita pada-Mu tentang kesulitanku
yang sangat manusiawi mengeluhkan lukaku
Allah-ku, aku telah bercerita pada-Mu.
"Dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa kepadaMu,
Yaa Rabbku.."
(Maryam:4)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar