Seketika yang tak mudah kembali ke sedia kala
Sebegitu tercabik menoreh mendalam tak terperih,
Memupus asa yang mulai menyala.
Merunduk, yang tak mungkin taat dalam takluk teorinya si Hamba, tapi harus taat.
Oh. Adakah cara bagaimana harusnya tak bersekarat.
Seketika, semua roboh di depan mata.
Seketika, durasi hidup seakan berhenti berdenyut dan mencabik-cabik, meneriak tak berdaya. Huahhhhhhiks.
Oh, My eS-Ka-er-i-P-eS-i :"(
Tidak ada komentar:
Posting Komentar